Langsung ke konten utama

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)



Kata “Rekayasa Perangkat Lunak” atau Software Engineering dalam Bahasa Inggris terdiri dari kata “Rekayasa” dan “Perangkat Lunak”. Kata rekayasa menurut kamus Bahasa Indonesia adalah penerapan kaidah-kaidah ilmu dalam pelaksanaan (seperti perancangan, pembuatan kontstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan system yang ekonomis dan efisien). (kamusbahasaindonesia.org).
Sedangkan perangkat lunak menurut definisi yang ditulis Pressman [12] mengutip Fritz Bauer adalah pembuatan dan penggunaan prinsip-prinsip penting rekayasa supaya pengguna bisa memperoleh perangkat lunak secara murah yang dapat diandalkan dan bekerja secara efisien pada mesin-mesin yang sesungguhnya.
Definisi Rekayasa Perangkat Lunak dari berbagai literatur adalah: Suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal requirement capturing (analisa kebutuhan pengguna), specification (menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna), desain, coding, testing sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.”
Pressman [12] mengatakan bahwa: 
IEEE telah mengembangkan suatu definisi yang lebih komprehensif yaitu: Rekayasa perangkat lunak pada dasarnya merupakan: (1) aplikasi dari suatu pendekatan yang sistematik, disiplin, dan dapat diukur pada pengembangannya, operasi, dan perawatan perangkat lunak; yaitu, penerapan rekayasa pada perangkat lunak. (2) Studi pendekatan-pendekatan seperti pada (1).

Namun untuk membangun suatu perangkat lunak, dibutuhkan suatu “pendekatan, disiplin, dan dapat diukur” yang diterapkan oleh tim pengembang perangkat lunak.

Model Air Terjun


Model rekayasa perangkat lunak yang klasik dan tertua digunakan adalah Model Air Terjun (The Waterfall Model), dimana dalam merekayasa suatu perangkat lunak melalui pendekatan yang sistematis dan berurutan. (Pressman [12])
Tahapan-tahapan pengembangan perangkat lunak dengan permodelan air terjun adalah:
1.        Komunikasi
Meliputi langkah-langkah: inisialisasi proyek dan pengumpulan spesifikasi kebutuhan dari user. Tujuannya untuk menentukan spesifikasi  kebutuhan dan bagaimana sistem dapat membantu menyelesaikan permasalahan.
2.        Perencanaan
Meliputi langkah-langkah: estimasi, penjadwalan, dan pelacakan. Tujuannya untuk membuat rencana untuk penjadwalan pengembangan aplikasi, mulai dari pembagian tugas teknis, resiko, sumber daya yang dibutuhkan, dan jadwal rencana kerja. 
3.        Permodelan
Meliputi langkah-langkah: Analisa dan Desain. Tujuannya untuk mendapatkan dan menstrukturkan kebutuhan sistem secara keseluruhan. Mengembangkan permodelan yang dapat dipahami baik oleh pengembang (developer) maupun pengguna (user).
4.        Konstruksi
Meliputi langkah-langkah: penulisan kode-kode  program dan pengujian (testing).
5.        Penyerahan sistem / perangkat lunak  ke pelanggan / pengguna
Meliputi langkah-langkah: instalasi dan percobaan (testing) unjuk kerja aplikasi untuk dievaluasi dan diberikan umpan balik dari pengguna.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Coklat untuk Jantung Anda

Manfaat Coklat untuk Jantung Anda Share 17    Penyakit kardiovaskular ( stroke dan jantung koroner) merupakan penyebab utama kematian di banyak negara 1 . Pada tahun 2002, penyakit ini menyebabkan lebih dari 16,7 juta kematian di dunia 2 . Penelitian menunjukkan bahwa faktor gaya hidup terutama yang berasal dari makanan dan minuman sehari-hari menjadi penyebab utama berkembangnya penyakit kardiovaskular. Asupan kalori yang berlebih dan terutama berasal dari jenis lemak jahat meningkatkan risiko penyakit ini 1 . Selama berabad-abad, coklat dikenal tidak hanya karena rasanya yang nikmat, tetapi juga manfaat kesehatannya. Bahkan suku Inca menganggap coklat sebagai minuman para dewa. Maka tak heran nama latin coklat, yakni Theobroma cacao, ternyata berasal bahasa Yunani yakni theo (dewa) dan broma (minuman). Konsumsi coklat pertama kali diperkirakan dimulai pada tahun 1600 SM. Pada abad ini, Kaisar Aztec, Montezuma, yang merupakan penggemar coklat, menyebut...

Arsitektur Aplikasi Web

  Arsitektur aplikasi web pada dasarnya mendekripsikan suatu infrastruktur yang memungkinkan sistem atau aplikasi berbasis web untuk mencapai sasaran-sasaran bisnisnya. Aplikasi web seharusnya dikembangkan dengan lapisan-lapisan (layer) yang masing-masing memberikan perhatian-perhatian yang berbeda-beda. (Pressman [12]) Menurut Gamma et.al [4] bahwa arsitektur Model / View / Controller (MVC) tiga serangkai kelas  digunakan untuk membangun user interface di Smalltalk-80. Melihat pola desain dalam MVC akan membantu Anda melihat apa yang kita maksud dengan istilah "pola." MVC terdiri dari tiga macam objek. Model ini adalah objek aplikasi, View adalah layar presentasi, dan Controller mendefinisikan cara user interface bereaksi terhadap input pengguna. Sebelum MVC, pengguna desain antarmuka cenderung menggumpalkan obyek-objek secara bersamaan. MVC memisahkan mereka untuk meningkatkan fleksibilitas dan reuse. Arsitektur MVC merupakan satu dari sejumlah model infrast...